Dirut PDAM Tirta Mayang Paparkan Program Percepatan Layanan Air Bersih Saat Reses DPRD Kota Jambi

JAMBI – Direktur Utama PDAM Tirta Mayang, Arianto Lapaso, S.T., menghadiri kegiatan reses Ketua DPRD Kota Jambi yang digelar di kawasan Telanaipura. Dalam kesempatan tersebut, ia secara langsung memaparkan sejumlah program percepatan peningkatan layanan air bersih, khususnya dalam menanggapi keluhan masyarakat,

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh antusiasme warga. Turut hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., anggota DPR RI Komisi XII Drs. H. Cek Endra, Ustaz Ubaidillah, anggota DPRD Kota Jambi Muhilli Amin, S.H., serta Direktur Utama PDAM Tirta Mayang, Arianto Lapaso, S.T., bersama sejumlah pejabat OPD, camat, lurah, serta unsur TNI dan Polri.

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparannya, Arianto menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan upaya percepatan pembangunan dan perbaikan jaringan pipa air, terutama di wilayah Simpang Rimbo dan mayang. Sementara itu, untuk pendistribusian air di Kecamatan Alam Barajo, kondisi saat ini dinilai masih cukup kondusif.

“Dengan jumlah pelanggan sekitar 25 ribu, kami masih mampu melayani kebutuhan air bersih di wilayah Alam Barajo dan sekitarnya. Namun memang masih ada beberapa titik yang belum terjangkau, seperti di kawasan Mayang Ujung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk mengatasi keterbatasan tersebut, PDAM Tirta Mayang merencanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA). Meski belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, pihaknya tengah mengupayakan skema kerja sama dengan investor guna mendukung pengembangan sistem penyediaan air minum di wilayah tersebut.

“Sebagaimana arahan Bapak Wali Kota, kami akan mencoba menggandeng investor untuk mendukung pembangunan IPA. Ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan cakupan layanan di Alam Barajo,” jelasnya.

Terkait target pelanggan, Arianto menyebutkan adanya potensi penambahan sekitar 4.000 pelanggan baru, yang berasal dari kawasan permukiman dan program perumahan rakyat.

“Estimasi kami, terdapat sekitar 2.000 pelanggan dari kawasan permata land dan 2.000 lagi dari perumahan rakyat. Mudah-mudahan ini bisa segera kami realisasikan,” tambahnya.

Menanggapi keluhan masyarakat terkait aliran air yang tidak lancar di sejumlah wilayah, seperti di sekitar rumah dinas Wakil Wali Kota dan kawasan depan Rumah Sakit Kota Jambi, Arianto mengakui adanya kendala dalam sistem distribusi.

Ia menjelaskan bahwa distribusi air di wilayah Mayang masih bergantung pada sistem bertahap dari Instalasi Broni menuju booster M. Kuku, kemudian ke Kebun Daging dan didistribusikan ke wilayah sekitarnya. Saat ini, terdapat kekurangan satu unit pompa yang mengakibatkan tekanan air belum optimal.

“Kami sedang dalam proses pengadaan pompa tambahan. Insya Allah dalam waktu tiga bulan ke depan, distribusi air di wilayah Mayang, Villa Gading, dan sekitarnya dapat lebih optimal,” ungkapnya.

Selain itu, PDAM Tirta Mayang juga menargetkan peningkatan jam pengaliran serta menjaga stabilitas distribusi air kepada pelanggan. Arianto menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memastikan air tetap tersedia saat dibutuhkan masyarakat.

“Program kami bukan semata pengaliran 24 jam, tetapi bagaimana ketika masyarakat membuka keran, air tetap tersedia secara optimal,” tegasnya.

Melalui berbagai langkah percepatan tersebut, PDAM Tirta Mayang berharap dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan akses air bersih yang merata dan berkelanjutan di Kota Jambi. ( Eros )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *