Terpilih secara aklamasi Ketua Debalang Kota Jambi langsung Soroti Pemberian Gelar Adat yang Dinilai Serampangan

Jambiku.com — dalam rapat perdana debalang kota Jambi pemilihan dan pembentukan struktur kepengurusan berlangsung secara santai dan kekeluargaan.

Dalam rapat Ketua Debalang Kota Jambi, Raden Ashar Rajo Basa, terpilih secara aklamasi, Gebrakan ketua debalang kota langsung menyoroti maraknya pemberian gelar adat kepada sejumlah petinggi yang dinilai tidak memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menilai, praktik tersebut berpotensi mereduksi makna luhur gelar adat yang sejatinya sarat nilai dan tanggung jawab.

Bacaan Lainnya

Menurut Raden Ashar, pemberian gelar adat tidak semestinya dilakukan secara serampangan atau sekadar menjadi simbol formalitas. Bahkan, ia mengingatkan agar gelar adat tidak dijadikan alat pencitraan maupun upaya “penyelamatan diri” oleh pihak-pihak tertentu yang tidak memahami esensi adat itu sendiri.

  • Gelar adat bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan mengandung nilai filosofis, historis, serta tanggung jawab moral yang besar. Jika diberikan tanpa pertimbangan yang matang, maka makna adat itu sendiri akan terdegradasi,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap simbol-simbol budaya dan hukum adat sebelum pemberian gelar dilakukan. Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci agar nilai-nilai adat tetap terjaga dan dihormati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Raden Ashar berharap, lembaga adat dan para pemangku kepentingan dapat lebih selektif dan arif dalam memberikan gelar adat, sehingga adat dan budaya Melayu Jambi tetap menjadi identitas yang bermartabat dan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Tanah Pilih Pusako Betuah.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *