Jambiku.com, JAMBI — Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di RT 10 Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin, saat Pemerintah Kota Jambi resmi meluncurkan Program Kampung Bahagia, Minggu (10/5/2026). Kehadiran langsung Wali Kota Maulana di tengah masyarakat menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam membangun lingkungan yang bersih, aman, sehat, dan sejahtera berbasis gotong royong.
Didampingi Camat Danau Sipin Ferdinand Harahap, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Kota Jambi Novi, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Mahruzar, Wali Kota Maulana turun langsung meninjau berbagai program yang menjadi bagian dari Kampung Bahagia.
Peluncuran program tersebut disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan secara langsung dimulainya program yang digagas sebagai upaya membangun kawasan lingkungan yang lebih tertata dan produktif.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana menyerahkan tiga unit motor Viar kepada masyarakat guna mendukung operasional kebersihan lingkungan berbasis OPBM. Bantuan tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu di tingkat RT.
Setiap satu unit motor Viar nantinya akan digunakan oleh gabungan empat RT untuk membantu proses pengangkutan sampah secara terorganisir dan berkelanjutan. Program tersebut diharapkan mampu mengurangi persoalan sampah lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan bersama.
Tak hanya sekadar seremoni, Maulana juga menyempatkan diri meninjau langsung pembangunan jalan menuju tempat wudhu masjid yang tengah dikerjakan warga secara gotong royong. Ia tampak berdialog dengan masyarakat dan mendengarkan berbagai aspirasi terkait pembangunan lingkungan di kawasan tersebut.
Selain pembangunan infrastruktur lingkungan, Program Kampung Bahagia juga difokuskan pada pemberdayaan pelaku UMKM warga setempat. Pemerintah Kota Jambi ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah.
Penguatan keamanan lingkungan dan budaya hidup bersih juga menjadi perhatian utama dalam program tersebut. Pemerintah berharap Kampung Bahagia dapat menjadi contoh kawasan yang harmonis, produktif, dan memiliki solidaritas sosial yang kuat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa keberhasilan sebuah lingkungan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kekompakan dan kepedulian masyarakatnya.
“Insya Allah ini program yang sangat bermanfaat dari berbagai aspek. Dengan gotong royong dan kebersamaan, kita wujudkan lingkungan yang bersih, aman, dan sejahtera,” ujar Maulana di hadapan warga.
Ia juga menekankan bahwa Program Kampung Bahagia merupakan gerakan bersama yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Peluncuran Kampung Bahagia di Danau Sipin menjadi gambaran bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu melahirkan perubahan nyata di tengah lingkungan. Di balik sederet program yang dijalankan, tersimpan harapan besar untuk menghadirkan wajah baru permukiman warga yang lebih tertib, sehat, dan penuh semangat kebersamaan.
Dengan dukungan pemerintah serta antusiasme masyarakat, Kampung Bahagia di RT 10 Kelurahan Selamat kini bukan sekadar nama program, melainkan simbol tumbuhnya harapan baru bagi lingkungan yang lebih baik di Kota Jambi.(Eros)





