Wamendagri Resmikan Kampung Bahagia 2026, Inovasi Pemkot Jambi, Kampung Bahagia 2026 Dapat Apresiasi Pemerintah Pusat

Jambikum.com, KOTA JAMBI – Program prioritas “Kampung Bahagia” tahap pertama tahun 2026 resmi diluncurkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., pada Minggu pagi (26/04/2026), dengan pusat kegiatan berada di RT 10, Kelurahan Kasang Jaya, Kecamatan Jambi Timur.

Peresmian dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting oleh Wamendagri Bima Arya, sementara pelaksanaan di lapangan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Bacaan Lainnya

Pada tahap awal ini, sejumlah pekerjaan fisik mulai dijalankan, di antaranya pembangunan dan rehabilitasi jalan setapak sepanjang 83 meter, pemasangan CCTV yang telah terintegrasi dengan Jambi City Operation Center (JCOC), hingga pelaksanaan Operasi Pemberantasan Barang Milik (OPBM).

Program Kampung Bahagia menjadi salah satu inovasi pembangunan berbasis partisipasi masyarakat yang pertama di Indonesia, dengan menjadikan warga sebagai aktor utama dalam proses pembangunan lingkungan mereka sendiri.

Bagi Wamendagri Bima Arya, peluncuran program ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan yang berlandaskan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Menurutnya, konsep Kampung Bahagia layak menjadi model nasional karena menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Yang hebat dari Program Kampung Bahagia ini adalah bagaimana uang rakyat kembali kepada rakyat dan dampaknya benar-benar dirasakan oleh rakyat,” ujar Bima Arya.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama para Ketua RT, agar program ini berjalan solid tanpa menimbulkan perpecahan di tengah warga.

“Kepada semua pihak, khususnya Ketua RT, harus mampu mengajak, melibatkan, dan menjaga kekompakan masyarakat agar program ini berjalan baik tanpa memunculkan perbedaan-perbedaan,” pesannya.

Bima Arya menilai, program tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan nasional yang diinginkan Presiden Republik Indonesia, terutama dalam memperkuat pembangunan dari tingkat paling bawah.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi atas inovasi tersebut.

“Selamat kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi. Semoga Program Kampung Bahagia ini terlaksana dengan baik sesuai harapan kita bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menjelaskan, pada tahap pertama terdapat sebanyak 797 RT yang menjalankan Program Kampung Bahagia, dengan target penyelesaian dan serah terima pekerjaan pada akhir Juni 2026.

“Hari ini kita melaunching Program Kampung Bahagia periode pertama, dan ditargetkan seluruh pekerjaan dapat diserahterimakan pada akhir Juni,” kata Maulana.

Ia menambahkan, peluncuran kali ini memiliki nilai istimewa karena mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Pusat melalui kehadiran Wamendagri secara daring.

“Momen ini sangat istimewa karena langsung di-launching oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan beliau juga memberikan arahan secara langsung melalui Zoom,” tambahnya.

Maulana menegaskan, seluruh pelaksanaan program akan terus dimonitor agar kualitas pekerjaan tetap terjaga dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurutnya, Kampung Bahagia bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi juga bentuk nyata pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan aktif warga dalam menentukan kebutuhan lingkungannya sendiri.

“Program ini adalah program pemberdayaan dan partisipasi masyarakat yang harus terus dimonitor. Sukses untuk seluruh RT yang melaksanakan Program Kampung Bahagia Tahap I,” tutupnya.

Melalui program prioritas ini, Pemerintah Kota Jambi berharap pemerataan pembangunan dapat terwujud di seluruh wilayah kota. Setiap pekerjaan yang dilaksanakan merupakan hasil musyawarah warga yang selanjutnya dikelola melalui Kelompok Kerja atau Pokja Bahagia, sehingga pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat itu sendiri.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *