Bank Indonesia Jambi Gaungkan Ekonomi Syariah Lewat SIGINJAI Fest 2026

Jambiku.com, JAMBI – Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 pada Rabu (29/4/2026). Resmi di buka, festival ini menjadi penegasan komitmen Bank Indonesia cabang Jambi dalam mempercepat pengembangan ekonomi syariah sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Kegiatan tahunan yang rutin dilakukan Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Jambi tersebut berlangsung semarak. Sebanyak 77 pelaku UMKM dari berbagai kabupaten dan kota turut ambil bagian dalam pameran produk unggulan, mulai dari kuliner khas daerah, wastra, kriya, hingga kopi lokal Jambi.

Bacaan Lainnya

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman, menjelaskan bahwa SIGINJAI Fest menjadi wadah strategis untuk mendorong peningkatan daya saing UMKM dan memperluas ekosistem ekonomi syariah di daerah.

Menurutnya, ajang ini tidak sekadar pameran, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi lintas sektor. “Kami berperan sebagai fasilitator yang menghubungkan pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, hingga komunitas untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi syariah. Harapannya, literasi masyarakat terhadap ekonomi syariah semakin meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, SIGINJAI Fest 2026 juga merupakan bagian dari rangkaian menuju sejumlah agenda nasional, seperti Festival Ekonomi Syariah Sumatera (FESyar), Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), KKI, dan Fesbi 2026.

Mengangkat tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, festival ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari dengan beragam agenda edukatif dan interaktif.

Selain expo UMKM, pengunjung juga dapat mengikuti talkshow bertema strategis, seperti penguatan halal value chain, pembiayaan syariah inklusif, peran generasi muda, serta pengembangan modest fashion. Upaya peningkatan kapasitas pelaku usaha juga terus didorong melalui pelatihan dan pendampingan, termasuk sertifikasi halal, peningkatan kualitas produk, dan akses pembiayaan.

Tak hanya fokus pada aspek ekonomi, SIGINJAI Fest turut menghadirkan nuansa religius melalui kajian Islami yang menghadirkan tokoh nasional seperti Aisah Dahlan, Hanan Attaki, dan Husein Ja’far Al Hadar.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa ekonomi syariah memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Ia menilai prinsip-prinsip keadilan, amanah, dan kolaborasi yang menjadi dasar ekonomi syariah mampu mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Penguatan ekonomi syariah akan membuka akses keuangan yang lebih luas, khususnya bagi pelaku UMKM, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata,” tegasnya.

Melalui SIGINJAI Fest 2026, ekonomi syariah diharapkan semakin membumi di tengah masyarakat serta menjadi motor penggerak transformasi ekonomi Jambi menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *