Jambiku.com, JAMBI – Bank Jambi tengah menjalani fase penting dalam pemulihan sistem layanan menyusul dugaan insiden serangan siber yang terjadi pada awal tahun 2026. Sejak akhir Februari hingga Maret, pihak manajemen bersama tim teknis intensif melakukan perbaikan menyeluruh guna memastikan infrastruktur digital kembali beroperasi secara aman dan optimal.
Sebagai langkah mitigasi awal, sejumlah layanan digital seperti mobile banking dan jaringan ATM sempat dihentikan sementara. Kebijakan tersebut diambil untuk mencegah risiko yang lebih luas sekaligus memberi ruang bagi proses audit dan penutupan celah keamanan pada sistem.
Memasuki pertengahan Maret 2026, progres pemulihan mulai menunjukkan hasil positif. Tim internal bank telah melakukan serangkaian uji coba sistem secara ketat guna memastikan seluruh layanan digital dapat diaktifkan kembali dengan standar keamanan yang lebih tinggi.
Terkait kekhawatiran nasabah, Pemerintah Provinsi Jambi bersama manajemen Bank Jambi menegaskan bahwa dana masyarakat tetap dalam kondisi aman. Pihak bank juga menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh apabila ditemukan kerugian yang secara langsung diakibatkan oleh insiden tersebut.
Selain itu, perlindungan terhadap dana nasabah turut diperkuat dengan status Bank Jambi sebagai peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jaminan ini memberikan kepastian tambahan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga keamanan simpanan masyarakat tetap terjaga.
Di tengah proses pemulihan digital, operasional layanan konvensional dipastikan tetap berjalan normal. Aktivitas transaksi melalui teller di kantor-kantor cabang masih melayani kebutuhan perbankan masyarakat tanpa kendala berarti.
Manajemen juga mengimbau nasabah untuk tetap tenang serta lebih selektif dalam menerima informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Masyarakat diminta mengacu pada kanal resmi Bank Jambi agar terhindar dari informasi yang menyesatkan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi ujian sekaligus momentum pembenahan bagi Bank Jambi dalam memperkuat sistem keamanan digital. Dukungan dan kepercayaan masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar proses pemulihan berjalan lancar.
Dengan langkah-langkah perbaikan yang terus dilakukan, Bank Jambi diharapkan segera kembali beroperasi secara penuh dengan sistem yang lebih andal. Pemulihan ini tidak hanya berdampak pada layanan perbankan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas aktivitas ekonomi di Provinsi Jambi. ( Eros )





