Jambiku.com, JAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana, didampingi jajaran Pemerintah Kota Jambi, menggelar pertemuan dengan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban, bahkan diwarnai hubungan personal yang sudah terjalin lama antara keduanya. (23)04/2026)
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Kesehatan mengungkapkan kedekatannya dengan Maulana. Ia menyebut hubungan mereka telah terjalin sejak lama karena sama-sama pernah berada di Malang. “Pak wali ini sahabat saya. Kami sama-sama dari Malang dulu,” ujarnya.
Pertemuan ini dimanfaatkan untuk membahas berbagai strategi peningkatan layanan kesehatan di Kota Jambi, dengan fokus utama pada penanganan tuberkulosis (TBC). Pemerintah pusat menaruh perhatian serius terhadap upaya pengendalian penyakit tersebut.
Wakil Menteri Kesehatan menyampaikan rencana untuk turun langsung ke Kota Jambi guna memastikan penguatan penanganan TBC berjalan optimal. Salah satu langkah yang akan diperketat adalah pelacakan kasus, termasuk pemeriksaan terhadap seluruh anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien.
Selain itu, Kementerian Kesehatan juga akan memberikan dukungan berupa alat rontgen portabel guna mempercepat proses deteksi di lapangan. Kehadiran fasilitas ini dinilai penting untuk menekan penyebaran TBC secara lebih efektif.
Di sisi lain, Maulana memaparkan rencana pengembangan layanan kesehatan daerah, terutama peningkatan fasilitas di Rumah Sakit Abdurrahman Sayoeti dan Rumah Sakit Abdul Manap. Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari Wakil Menteri Kesehatan yang menyatakan kesiapan mendukung langkah tersebut.
Maulana menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Ia optimistis sinergi yang terbangun akan mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kota Jambi.
Ia juga menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Jambi untuk menjadi daerah percontohan dalam pelaksanaan program kesehatan nasional, khususnya dalam penanganan TBC dan penguatan fasilitas layanan kesehatan.
Maulana berharap hasil dari pertemuan ini segera diwujudkan dalam langkah nyata, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Jambi. (*)





