Jambiku.com, JAMBI – Suasana hangat penuh persaudaraan mewarnai acara penyambutan Delegasi Pengakap Malaysia dan jamuan makan malam yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Minggu (31/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara Kota Jambi dan Malaysia melalui kolaborasi di bidang kepemudaan dan kepramukaan.
Wali Kota Jambi, Maulana, secara langsung menyambut para tamu kehormatan dari Malaysia yang hadir dalam kunjungan resmi ke Kota Jambi. Delegasi tersebut dipimpin oleh Mohd Zin bin Bidin selaku Chief Scout of Malaysia, didampingi sejumlah petinggi National Scout Council Malaysia, yakni Ahmad Shazilly bin Ismail Bakti, Zamani bin Tambichek, Mohamad Safri bin Abdillah, serta Mohamad Firdauz Hamzah.
Dalam sambutannya, Maulana mengungkapkan rasa bangga dan terhormat atas kunjungan para tokoh kepramukaan Malaysia ke Kota Jambi. Menurutnya, kehadiran delegasi tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari upaya memperkuat hubungan antarbangsa yang memiliki akar budaya dan sejarah yang sama sebagai masyarakat serumpun.
“Kami merasa mendapatkan kehormatan besar atas kehadiran sahabat-sahabat dari Malaysia. Kehadiran mereka menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus membangun kerja sama yang lebih luas dalam pembinaan generasi muda,” ujar Maulana.
Ia juga menyampaikan bahwa para tamu kehormatan tersebut dijadwalkan menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Jambi pada 2 Juni mendatang, sekaligus memberikan kuliah umum di Universitas Jambi sebagai bentuk kontribusi dalam pengembangan wawasan dan pendidikan generasi muda.
Dalam kesempatan itu, Maulana menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membangun karakter generasi muda di tengah perubahan struktur demografi masyarakat. Menurutnya, Indonesia saat ini tengah memasuki fase bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia muda semakin dominan sehingga membutuhkan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
“Pramuka merupakan wadah pembinaan generasi muda yang paling lengkap. Strukturnya menjangkau hingga tingkat gugus depan di sekolah-sekolah, kecamatan, hingga tingkat kota. Karena itu Pemerintah Kota Jambi telah memiliki peraturan daerah yang mewajibkan siswa mengikuti kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari pembentukan karakter,” katanya.
Maulana menjelaskan, Kota Jambi saat ini memiliki 11 kwartir ranting dengan sebanyak 940 gugus depan yang tersebar di berbagai sekolah. Potensi besar tersebut menjadi kekuatan utama dalam membangun generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Ia juga mengungkapkan bahwa Gerakan Pramuka Kota Jambi menargetkan lahirnya 1.000 Pramuka Garuda sebagai kader-kader terbaik yang diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Saat ini, jumlah anggota Pramuka aktif di Kota Jambi tercatat mencapai lebih dari 18 ribu orang. Meski demikian, angka tersebut masih berpotensi terus bertambah seiring dengan dukungan dunia pendidikan dan seluruh pemangku kepentingan.
“Dengan dukungan Dinas Pendidikan, kepala sekolah selaku Majelis Pembimbing Gugus Depan, serta seluruh jajaran Gerakan Pramuka, kami optimistis pembinaan generasi muda dapat berjalan lebih maksimal,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Maulana berharap hubungan yang telah terjalin antara Kota Jambi dan Malaysia dapat terus berkembang menjadi kerja sama yang konkret dan berkelanjutan, khususnya dalam bidang kepemudaan, pendidikan karakter, dan kepramukaan.
“Semoga kolaborasi yang baik ini semakin mempererat persaudaraan kita sebagai bangsa serumpun. Bersama-sama kita membangun generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya.
Kunjungan delegasi Pengakap Malaysia tersebut menjadi simbol eratnya hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Malaysia, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas bersama. ( Eros )





