Jambiku.com, JAMBI – Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi terus memperkuat sistem penyediaan air minum (SPAM) melalui kerja sama strategis dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Osaka Municipal Water Works Bureau (OMWB), Jepang. Kolaborasi tersebut dijalankan melalui JICA Partnership Program (JPP) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan air bersih yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Jambi.
Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, tim JICA dan OMWB melakukan kunjungan lapangan ke Kota Jambi pada 8–13 Juni 2026 untuk meninjau sejumlah lokasi yang menjadi area percontohan (pilot project). Fokus utama program ini adalah menekan tingkat kehilangan air (Non-Revenue Water/NRW), meningkatkan kapasitas produksi, serta memperbaiki kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkuat transfer pengetahuan dan pertukaran pengalaman antara Perumda Tirta Mayang Kota Jambi dan pengelola layanan air minum Kota Osaka yang telah dikenal memiliki sistem pengelolaan air bersih modern dan berstandar tinggi.
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa kemitraan internasional ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pendampingan yang diberikan oleh tenaga ahli dari Jepang akan membantu Tirta Mayang meningkatkan efisiensi operasional, terutama dalam menurunkan angka kehilangan air dan memperkuat sistem produksi serta distribusi air bersih.
“Kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peningkatan pelayanan air minum, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Kota Jambi dan JICA di berbagai sektor pelayanan publik lainnya, seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan,” ujar Maulana.
Direktur Utama Perumda Tirta Mayang, Arianto, menyampaikan bahwa program kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi layanan air bersih di Kota Jambi.
Ia menjelaskan, kolaborasi dengan JICA dan OMWB telah memperoleh dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum serta Kementerian Dalam Negeri, sehingga diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi dan peningkatan kinerja perusahaan dalam melayani masyarakat.
Sementara itu, Wakil Direktur JICA Indonesia, Sato Akira, mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kota Jambi terhadap implementasi program tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Tirta Mayang dipilih sebagai salah satu proyek percontohan pengembangan layanan air minum di Indonesia karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Selain dukungan teknis, kata Sato, program JPP juga mencakup pemberian hibah peralatan pendukung serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan di Jepang.
“Melalui program ini, kami berharap Kota Jambi dapat menjadi salah satu model pengelolaan air minum perkotaan yang modern, berkelanjutan, dan berfokus pada pelayanan masyarakat,” katanya.
Perwakilan OMWB, Hashimoto, turut menyampaikan optimismenya terhadap kerja sama yang sedang dijalankan. Ia berharap sinergi antara Osaka dan Tirta Mayang dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat Kota Jambi.
“Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat bekerja sama dengan Tirta Mayang. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat jangka panjang dan mendorong peningkatan pelayanan air bersih yang lebih baik di Kota Jambi,” ujarnya.
Melalui kemitraan internasional tersebut, Kota Jambi diharapkan mampu mempercepat modernisasi sistem pengelolaan air minum sekaligus memperkuat ketahanan layanan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat di masa depan.(*)





