Jambiku.com – Wak Jenggot (WJ) menyampaikan bantahan tegas terhadap klarifikasi yang disampaikan oleh DK dalam sebuah video yang beredar di publik. WJ menilai pernyataan DK dalam video tersebut tidak sesuai dengan fakta dan cenderung mengandung narasi yang tidak benar. Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu (2/5/2026).
Dalam keterangannya, WJ memaparkan kronologi peristiwa yang menurutnya berujung pada penggerebekan di salah satu rumah kos di kawasan Simpang IV Sipin, Kota Jambi.
WJ Memaparkan persoalan bermula dari pembahasan proyek di lingkungan UIN STS Jambi pada tahun 2025. Saat itu, DK disebut meminta uang sebesar Rp10 juta. Selanjutnya, pada tahun 2026, DK kembali meminta tambahan sebesar Rp3 juta. Namun hingga memasuki tahun 2026, pekerjaan yang dimaksud tidak kunjung terealisasi.
WJ mengaku telah berupaya menanyakan kejelasan terkait uang tersebut secara baik-baik melalui sambungan telepon. Namun, respons yang diterima dari DK disebut emosional karena mengira dirinya mendapat teror. “Saya hanya menanyakan baik-baik. Kami ini berteman, tidak ada niat mengancam,” ujar WJ, menirukan percakapannya sebelum kejadian.
Tidak lama kemudian, WJ mengaku menerima pesan suara bernada ancaman dari DK. Merasa tidak nyaman, WJ kemudian mendatangi DK untuk meminta penjelasan langsung. Dalam pertemuan tersebut, WJ menyebut DK akhirnya meminta maaf, mengakui adanya uang yang dimaksud, serta menandatangani kwitansi sebagai bukti uang titipan.
Terkait video yang beredar, WJ juga membantah sejumlah pernyataan DK, termasuk penyebutan nama Yoli yang dikaitkan dengan anggota TNI. “Itu tidak benar,” tegasnya.
Lebih lanjut, WJ menjelaskan bahwa peristiwa penggerebekan turut dipicu oleh pertemuan tidak sengaja antara istri Rahmad, yang disebut sebagai Bu Yopi, dengan DK di sebuah toko kosmetik. Dalam pertemuan itu, Bu Yopi menanyakan perihal uang tersebut, dan DK disebut menjanjikan akan membayarnya keesokan hari sebelum meninggalkan lokasi.
Setelah itu, Bu Yopi menghubungi suaminya untuk datang ke lokasi. Pada saat yang sama, keluarga serta istri DK disebut juga tengah memantau keberadaan DK, hingga akhirnya terjadi penggerebekan di lokasi tersebut. (Eros)





