Enam Akademisi Resmi Menyandang Guru Besar, UNJA Perkuat Mutu Akademik.

Jambiku.com – Atmosfer akademik bergengsi kembali mewarnai kampus kebanggaan Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Universitas Jambi (UNJA) dijadwalkan secara resmi mengukuhkan enam profesor baru melalui sidang senat terbuka, sebuah agenda sakral dalam tradisi akademik perguruan tinggi.

Prosesi pengukuhan enam guru besar tersebut akan berlangsung di Balairung Universitas Jambi, Kampus Mendalo, mulai pukul 08.30 WIB, dengan tata acara yang disiapkan secara khidmat dan megah.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyampaian orasi ilmiah, yang diyakini menghadirkan gagasan kritis, pemikiran segar, serta kontribusi intelektual yang relevan terhadap dinamika kebangsaan dan pembangunan nasional.

Keenam akademisi yang akan menyandang jabatan tertinggi dalam dunia keilmuan ini berasal dari lintas disiplin strategis, mulai dari hukum tata negara, hukum ketenagakerjaan, peradilan pidana, manajemen keuangan syariah, hingga kepemimpinan dan supervisi pendidikan. Kehadiran mereka diharapkan menjadi lokomotif penguatan kualitas akademik dan riset di lingkungan UNJA.

Adapun daftar guru besar yang akan dikukuhkan beserta judul orasi ilmiah yang akan disampaikan, sebagai berikut:

Prof. Dr. Meri Yarni, S.H., M.Hum. (Fakultas Hukum – Hukum Tata Negara)

  • Antara Independensi dan Akuntabilitas Politik Hukum: Pengawasan Hakim Konstitusi dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia”

Orasi ini diproyeksikan mengulas secara kritis posisi dan pengawasan lembaga peradilan konstitusional.

Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H. (Fakultas Hukum – Hukum Tata Negara)

  • Konstitusionalitas Pengelolaan Aset Publik dalam Negara Hukum Indonesia”

Mengupas aspek yuridis dalam tata kelola kekayaan negara.

Prof. Dr. Yetniwati, S.H., M.H. (Fakultas Hukum – Hukum Ketenagakerjaan)

  • Strategi Penegakan Hukum Pengupahan bagi Pekerja di Indonesia”

Mengangkat persoalan aktual yang bersentuhan langsung dengan realitas dunia kerja nasional.

Prof. Dr. Sahuri L, S.H., M.Hum. (Fakultas Hukum – Kepakaran Peradilan Pidana)

  • Kebijakan Pemberantasan Korupsi Berbasis Manfaat: Studi Perbandingan Indonesia dan Inggris”

Memberikan perspektif komparatif internasional dalam upaya pemberantasan korupsi.

Prof. Dr. Rike Setiawati, S.E., M.M. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Manajemen Keuangan)

  • Literasi Keuangan Islam sebagai Determinan Keputusan Keuangan Personal: Perspektif Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku”

Menautkan nilai-nilai keislaman dengan praktik pengelolaan keuangan individu.

Prof. Dr. Mohamad Muspawi, S.Pd., M.Pd.I. (FKIP – Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan)

  • “Orasi di bidang Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan, yang diharapkan melahirkan terobosan pemikiran bagi kemajuan sektor pendidikan”.

Pengukuhan guru besar ini menjadi tonggak penting bagi UNJA dalam memperkokoh posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di wilayah Sumatera. Orasi ilmiah yang disampaikan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan diharapkan berkontribusi nyata bagi pengembangan hukum, ekonomi, dan pendidikan di tingkat nasional.

Kegiatan ini terbuka bagi sivitas akademika Universitas Jambi serta undangan terbatas. Meski demikian, pemikiran dan gagasan yang lahir dari forum akademik ini diharapkan dapat menggema lebih luas di tengah masyarakat.

Saat ini, UNJA telah memiliki 84 guru besar. Dengan penambahan enam profesor baru tersebut, UNJA semakin memperkuat kredibilitas dan mutu akademiknya sebagai universitas yang terus bergerak progresif, adaptif, dan berorientasi go international. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *