Hidupkan Sejarah, Wali Kota Jambi Kembangkan Kota Tua Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

Jambiku.com, JAMBI – Peresmian destinasi Wisata Kuliner Kota Tua di kawasan Pasar Simpang Bata berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat beberapa hari lalu

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha. Momentum ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Jambi dalam menghidupkan kembali kawasan kota tua sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

 

Pengembangan kawasan bersejarah ini diarahkan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang terintegrasi, dengan penekanan pada penguatan sektor ekonomi kreatif. Kehadiran wisata kuliner diharapkan mampu menjadi magnet baru bagi masyarakat dan wisatawan, sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal.

 

Hari ini (08/04/2026), Wali Kota Jambi menyoroti potensi perputaran ekonomi yang cukup signifikan dari aktivitas kuliner tersebut. Ia menyebut, jika total perputaran mencapai Rp100 juta per malam, maka rata-rata pedagang dapat meraup omzet sekitar Rp1 hingga Rp2 juta.

 

“Ini menunjukkan bahwa daya tarik kawasan Kota Tua tidak hanya pada sisi ekonomi, tetapi juga pada nilai historisnya. Ada memori kolektif yang hidup di sini—masyarakat datang bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga mengenang masa lalu dan menceritakannya kepada generasi berikutnya,” ujar Maulana.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan terus mengembangkan kawasan tersebut secara bertahap. Saat ini, fokus pengembangan diarahkan pada sektor kuliner, dengan dukungan peningkatan infrastruktur kawasan.

 

“Kami mulai dari kuliner terlebih dahulu. Infrastruktur pendukung seperti pencahayaan akan terus ditingkatkan, termasuk pemasangan lampu tematik hingga ke kawasan Istana Anak-Anak dan menuju Masjid Magatsari. Ke depan, kawasan ini juga akan dikembangkan untuk sektor lain seperti fesyen dan elektronik ( pasar obral elektronik baru)”, jelasnya.

 

Ia berharap, pengembangan bertahap ini dapat menciptakan kawasan Kota Tua yang hidup, produktif, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai sejarah yang menjadi identitasnya.

 

Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai program strategis. Upaya ini sejalan dengan visi mewujudkan “Jambi Bahagia”, di mana kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama melalui penguatan sektor ekonomi lokal yang berkelanjutan. (Eros)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *