Ratusan Warga Padati Grand Launching Wisata Kuliner Kota Tua Jambi, Rubi Salam Apresiasi Inisiatif Pemkot

Jambiku.com, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi resmi meluncurkan destinasi Wisata Kuliner Kota Tua yang berlokasi di kawasan bersejarah Pasar/Simpang Bata, Jumat malam (3/4/2026).

 

Bacaan Lainnya

Peresmian destinasi tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali kawasan kota tua sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

Antusiasme warga terlihat tinggi. Ratusan masyarakat memadati kawasan Pasar untuk menyaksikan grand launching destinasi wisata kuliner terbaru yang diharapkan menjadi pusat keramaian baru di Kota Jambi.

 

Anggota DPRD Kota Jambi dari Fraksi Partai Golkar, Rubi Salam, S.H., turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif Pemerintah Kota Jambi. Ia menilai, kehadiran Wisata Kuliner Kota Tua merupakan langkah strategis dalam memulihkan dan menggerakkan kembali perekonomian, khususnya di kawasan kota tua.

 

Menurut Rubi Salam, lokasi kegiatan tersebut merupakan bagian dari daerah pemilihannya sekaligus memiliki nilai historis secara pribadi, karena menjadi tempat ia dilahirkan dan dibesarkan. Ia berharap program ini tidak bersifat sementara, melainkan dapat berjalan secara berkelanjutan.

 

“Ini merupakan daerah pemilihan saya sekaligus tempat saya dilahirkan dan dibesarkan. Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berlangsung satu bulan saja, tetapi bisa terus berkelanjutan,” ujarnya.

 

Ia juga mengapresiasi capaian penyelenggara, dalam hal ini BUMD PT Siginjai Sakti, yang dinilai berhasil memenuhi tenant-tenant yang telah disediakan dengan partisipasi para pedagang.

 

Lebih lanjut, Rubi Salam mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus aktif berpartisipasi dan memanfaatkan momentum tersebut dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu menarik minat masyarakat.

 

Menurutnya, dengan adanya aktivitas yang rutin dan berkelanjutan, kawasan Pasar berpotensi kembali hidup seperti masa kejayaannya pada era 2000-an, ketika menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat.

 

“Harapannya, dengan adanya kegiatan-kegiatan ini, kawasan Pasar bisa kembali ramai dan menjadi pusat ekonomi seperti dahulu,” pungkasnya. ( Eros )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *