Jambiku.com, Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) mengadakan pemeriksaan kesehatan sekaligus skrining narkoba bagi mahasiswa baru tahun akademik 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Balairung UNJA Mendalo selama periode 13 hingga 24 April 2026.
Pelaksanaan pemeriksaan ini difokuskan pada upaya deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika dan zat terlarang di kalangan mahasiswa. Di samping itu, tes kesehatan dilakukan guna memastikan seluruh mahasiswa baru berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima sebelum memulai aktivitas perkuliahan.
Adapun skrining narkoba mencakup sejumlah parameter umum, di antaranya amfetamin (AMP), metamfetamin (MET), THC (ganja), opiat atau morfin (OPI), benzodiazepin (BZO), kokain, hingga barbiturat, serta pemeriksaan alkohol pada kondisi tertentu. Seluruh proses dilakukan secara profesional dengan mengikuti standar prosedur yang berlaku.
Koordinator Klinik Pratama UNJA, dr. Romi Wijianto, menyampaikan bahwa tes narkoba menjadi bagian penting dalam rangkaian seleksi kesehatan mahasiswa baru.
“Pemeriksaan ini sangat krusial untuk memastikan mahasiswa dalam kondisi sehat, baik secara fisik maupun mental, serta untuk mendukung terciptanya lingkungan akademik yang aman dan kondusif,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa hasil positif pada tes narkoba tidak serta-merta menggugurkan status kelulusan mahasiswa. Mahasiswa yang terindikasi akan diarahkan untuk menjalani rehabilitasi terlebih dahulu hingga dinyatakan pulih, sebelum kembali melapor ke pihak kampus untuk penyesuaian proses belajar.
Lebih lanjut, dr. Romi mengimbau mahasiswa agar mempersiapkan diri sebelum mengikuti tes kesehatan. Persiapan tersebut meliputi istirahat yang cukup minimal tujuh jam per hari, pola makan teratur, konsumsi air putih yang cukup, pengelolaan stres, serta menghindari penggunaan obat tanpa resep dokter.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan organ tubuh, khususnya ginjal, dengan menerapkan gaya hidup sehat. Di antaranya dengan rutin minum air putih minimal delapan gelas per hari, mengurangi minuman berperasa, tidak menahan buang air kecil, serta menghindari konsumsi alkohol.
Pemeriksaan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung kesiapan mahasiswa menjalani perkuliahan. Kondisi kesehatan yang optimal diyakini berpengaruh besar terhadap konsentrasi, produktivitas, serta capaian akademik.
Melalui kegiatan ini, UNJA kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Diharapkan, seluruh mahasiswa baru dapat memulai perjalanan akademiknya dengan kondisi terbaik serta kesadaran tinggi untuk menjaga kesehatan demi masa depan yang lebih cerah. (Eros)





