Jambiku.com, JAMBI – Semarak puncak perayaan Festival Danau Sipin 2026 semakin terasa saat Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, hadir menyaksikan langsung partai final lomba pacu perahu yang digelar di kawasan wisata Danau Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Minggu (24/5/2026). Kehadiran orang nomor dua di Kota Jambi itu menjadi simbol kuat dukungan Pemerintah Kota Jambi terhadap pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya dan pelestarian tradisi lokal masyarakat Melayu Jambi.
Festival yang berlangsung selama tiga hari, sejak 22 hingga 24 Mei 2026 tersebut mengangkat tema “Danau Sipin: Ikon Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Rakyat”. Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan festival tahunan ini, mulai dari pertunjukan seni budaya, bazar kuliner khas daerah, pameran produk UMKM, hingga perlombaan tradisional yang menjadi daya tarik utama masyarakat, yakni pacu perahu dan parade ketek hias.
Dalam kesempatan itu, Wawako Diza bersama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, menggunakan speedboat AMP Bara Bahari menuju lokasi pelepasan start final lomba pacu perahu seri B. Kehadiran keduanya disambut antusias warga yang memadati tepian Danau Sipin untuk menyaksikan perlombaan.
Di sela kegiatan, Diza menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, komunitas masyarakat, serta para peserta yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Danau Sipin tahun ini. Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga bagian penting dalam menjaga identitas budaya dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.
“Festival ini bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga bentuk nyata menjaga warisan budaya daerah sekaligus membangkitkan potensi wisata dan ekonomi masyarakat. Kehadiran UMKM dan tingginya kunjungan masyarakat menjadi bukti bahwa Danau Sipin memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus mendorong penataan kawasan Danau Sipin agar semakin representatif sebagai destinasi wisata unggulan. Upaya tersebut meliputi peningkatan infrastruktur pendukung, perbaikan akses jalan, hingga penguatan pengelolaan lingkungan kawasan danau.
“Kami ingin Danau Sipin berkembang menjadi destinasi wisata yang tidak hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional. Aspirasi masyarakat terkait pembenahan kawasan ini terus kami tampung dan akan diperjuangkan melalui program pembangunan pemerintah daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat selama festival berlangsung. Ribuan pengunjung dari berbagai wilayah di Kota Jambi maupun daerah sekitar memadati kawasan Danau Sipin sejak hari pertama pelaksanaan.
“Selain menjadi ruang hiburan masyarakat, festival ini juga memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan. Lebih dari 50 stan UMKM ikut ambil bagian mempromosikan produk unggulan khas Jambi, dan transaksi ekonomi masyarakat meningkat selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.
Puncak Festival Danau Sipin 2026 ditutup dengan penampilan seni budaya daerah serta penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati kawasan tepian danau.
Festival Danau Sipin 2026 pun dinilai sukses menjadi ajang pemersatu masyarakat sekaligus memperkuat posisi Danau Sipin sebagai salah satu ikon wisata budaya andalan Kota Jambi. (Eros)





