Jambiku.com, JAMBI – DPRD Kota Jambi meminta pemerintah daerah menyusun APBD 2027 secara lebih selektif dan memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E., menyampaikan hal itu usai Rapat Paripurna pembahasan KUA-PPAS 2027 serta Perubahan KUA-PPAS 2026, Senin (24/8/2026). Dalam rapat tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan kedua dokumen anggaran.
Kemas Faried meminta Pemkot Jambi tidak membebankan seluruh pembangunan kepada APBD. Proyek berskala besar, menurutnya, dapat diperjuangkan melalui program dan dukungan pemerintah pusat agar APBD lebih fokus pada kebutuhan masyarakat.
“Kita tidak perlu bersikukuh semua pembangunan menggunakan APBD. Saya mendorong pemerintah untuk jemput bola dan memanfaatkan program-program strategis pemerintah pusat,” ujarnya.
Salah satu program yang didorong DPRD dalam APBD 2027 adalah seragam gratis bagi siswa baru SD dan SMP. Kebijakan ini dinilai dapat membantu mengurangi beban ekonomi keluarga sekaligus memperkuat keberpihakan anggaran terhadap sektor pendidikan.
“Kami menekankan agar siswa yang akan masuk SD dan SMP bisa mendapatkan seragam secara gratis melalui APBD. Ini salah satu bentuk keberpihakan kita kepada masyarakat,” kata Kemas.
Ia juga menyinggung kewajiban Pemkot Jambi terkait pembangunan RSUD Abdul Manap yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Kewajiban tersebut tetap harus diselesaikan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan sesuai aturan.
Ketua DPRD ini juga menegaskan akan mengawal penggunaan APBD agar tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita ingin APBD Kota Jambi benar-benar hadir untuk rakyat. Anggaran harus digunakan secara cermat, efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya.(*)





