Jambiku.com, JAMBI — Gerakan Sumatera Maju (GERSUMA) Kota Jambi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema “Meneladani Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah, Iman dan Takwa”, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar GERSUMA untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui keteladanan akhlak dan ajarannya.
Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Jambi yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Jambi, Dr. H. Mulyadi, S.Pd., M.Pd., Ketua GERSUMA Kota Jambi Roesly Renaldy, S.H., Ketua GERSUMA DPW Ustaz Hamdani Kusuma, S.Pd., serta jajaran pengurus dan anggota DPD GERSUMA Kota Jambi.
Dalam sambutannya, Roesly Renaldy yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam peringatan Maulid Nabi tersebut.
“Assalamu’alaikum wr. wb. Bismillahirrahmanirrahim. Saya ucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang telah berkenan melangkahkan kaki pada siang hari ini. Saya sebagai Ketua GERSUMA Kota Jambi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya hingga terlaksananya Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini oleh Panitia DPD GERSUMA Kota Jambi,” ujarnya.
Menurut Roesly, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpengurus, anggota, masyarakat, serta pemerintah.
“Maka di sinilah kita berkumpul dan mengundang Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu seluruhnya, termasuk pemerintah setempat, adalah untuk bersilaturahmi serta meningkatkan tali persaudaraan kita selama ini. Mungkin kita jarang bertemu,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Nanti kita akan mendengar bersama ceramah dari Bapak Ustaz Hamdani Kusuma. Di samping itu juga, seandainya kami dari pengurus DPD GERSUMA Kota Jambi dan panitia dalam penyelenggaraan ini banyak kekurangan-kekurangan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Karena kami hanya manusia biasa, yang sempurna itu adalah milik Allah,” tutup Roesly.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jambi, Dr. H. Mulyadi, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Wali Kota Jambi, menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Jambi berhalangan hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.
“Sebelum saya sampaikan sambutan ini, terlebih dahulu saya ingin menyampaikan mohon maaf kepada Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu. Seyogianya beliau (Wali Kota) akan hadir langsung bersama-sama dengan kita, namun beliau berhalangan,” ungkap Mulyadi.
Dalam sambutannya, Mulyadi mengapresiasi pelaksanaan Maulid Nabi yang dinilainya menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
“Pertama-tama, marilah kita senantiasa mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Alhamdulillah, siang hari ini kita bisa bertemu, menjalin silaturahmi dalam peringatan Maulid. Insyaallah kita semua sehat dan senantiasa dalam lindungan Allah. Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada kita semua,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, Pemerintah Kota Jambi telah mendorong gerakan selawat melalui Majelis Bahagia Berselawat yang dibentuk secara berjenjang hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Pemerintah Kota Jambi membuat namanya Majelis Bahagia Berselawat Kota Jambi. Itu kita buat dari tingkat Kota Jambi, kecamatan sampai tingkat kelurahan. Kita buat supaya kita semuanya itu selalu membacakan, selalu berselawat kepada Nabi kita,” jelasnya.
Mulyadi menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan visi Kota Jambi BAHAGIA, khususnya nilai agamis yang menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat.
“Karena salah satu amal kita, kalau kita berselawat, amalnya langsung, tidak ada perantara. Oleh karena itu selaras dengan moto Kota Jambi yaitu BAHAGIA, yang di mana A-nya merupakan agamis,” pungkasnya.
Tiga Keteladanan Rasulullah
Pada kesempatan yang sama, Ustaz Hamdani Kusuma menyampaikan tausiah kepada para jamaah. Ia mengajak seluruh tamu undangan menjadikan kehidupan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dalam ceramahnya, Ustaz Hamdani menekankan tiga hal penting yang dapat diteladani dari Rasulullah SAW.
” Pertama, adab lebih tinggi daripada ilmu. Menurutnya, pengetahuan harus dibarengi dengan etika dan akhlak yang baik. Ilmu yang tinggi akan semakin bernilai apabila digunakan dengan sikap dan perilaku yang mulia.
Kedua, kasih sayang terhadap makhluk hidup. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memiliki kepedulian, menghargai, dan berbuat baik kepada seluruh ciptaan Allah SWT, baik kepada sesama manusia, hewan maupun lingkungan.
Ketiga, dapat dipercaya. Sikap amanah, jujur dan dapat diandalkan merupakan salah satu karakter utama yang harus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, sifat tersebut merupakan bagian penting dari keteladanan Rasulullah SAW.
Peringatan Maulid Nabi yang digelar GERSUMA Kota Jambi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi momentum untuk mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan iman dan takwa.(Eros)






