Jambiku.com, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong pelaksanaan Program Kampung Bahagia agar tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kegiatan sosial kemasyarakatan, semangat gotong royong, serta pemberdayaan warga.

Komitmen tersebut ditandai dengan kegiatan syukuran dan penyerahan barang hibah hasil Program Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Bahagia kepada masyarakat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.
Turut mendampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi Mahruzar, S.T., M.Kom., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Jambi Momon Sukmana Fitra, S.T., M.M., serta perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, Suhaimi Saman, S.E., selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP).
Dalam kesempatan tersebut, Maulana menjelaskan bahwa Program Kampung Bahagia dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui pembangunan fisik sekaligus penyediaan sarana pendukung aktivitas sosial di lingkungan warga.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan syukuran dan penyerahan barang-barang hibah Program Pokja Kampung Bahagia. Program ini berjalan dengan baik, mulai dari pembangunan infrastruktur seperti jalan, drainase, lapangan olahraga, dan ruang serbaguna, hingga mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan melalui pengadaan kursi, tenda, sound system, dan berbagai perlengkapan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Maulana.
Ia berharap seluruh hasil pembangunan dan barang hibah yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal serta dijaga bersama agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Hari ini saya serahkan hasil-hasil pembangunan ini. Tolong dimanfaatkan dan dijaga karena semuanya milik Bapak dan Ibu sekalian. Yang terpenting, warga bahagia, hidup rukun, dan saling bergotong royong demi mewujudkan Kota Jambi yang lebih maju, aman, dan bersih,” tegasnya.
Serahkan Gerobak Motor hingga CCTV untuk Mendukung OPBM
Selain penyerahan hasil pembangunan dan perlengkapan sosial, Pemerintah Kota Jambi juga menyerahkan sejumlah sarana pendukung operasional, di antaranya 12 unit gerobak motor, CCTV, mesin pemotong rumput, sound system, kursi, serta perlengkapan lainnya.
Berbagai peralatan tersebut diharapkan dapat menunjang pelaksanaan Operasional Pengelolaan Berbasis Masyarakat (OPBM), terutama dalam mendukung kegiatan kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif warga.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi donor darah yang melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) serta pemeriksaan kesehatan oleh petugas dari puskesmas terdekat. Kehadiran layanan tersebut memperluas manfaat kegiatan, tidak hanya dalam aspek pembangunan lingkungan, tetapi juga kepedulian sosial dan kesehatan masyarakat.
Maulana menegaskan bahwa keberhasilan Program Kampung Bahagia tidak semata-mata diukur dari tersedianya infrastruktur dan peralatan, melainkan juga dari keberlanjutan pemanfaatan serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.
OPBM Terus Diperluas
Lebih lanjut, Maulana menyampaikan bahwa pelaksanaan OPBM telah menjangkau 2.560 rumah melalui pendekatan dari rumah ke rumah. Program tersebut, menurutnya, akan terus dikembangkan agar semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
“Alhamdulillah, dari 2.560 rumah, OPBM sudah berjalan dengan pendekatan dari rumah ke rumah. Insyaallah, program ini akan terus meningkat,” tutupnya.
Melalui Program Kampung Bahagia dan OPBM, Pemerintah Kota Jambi mendorong masyarakat menjadi bagian aktif dalam pembangunan. Dengan dukungan sarana yang memadai, partisipasi warga diharapkan semakin kuat sehingga hasil pembangunan dapat terpelihara dan manfaatnya dirasaakan secara berkelanjutan.(Eros)






