JACSEN 2026 Resmi Dibuka, Diza Hazra Tekankan Integritas dan Daya Saing Generasi Muda.

Jambiku.com, JAMBI – wakil walikota Jambi hadiri Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Jambi yang menggelar Jambi Accounting Competition and Seminar National (JACSEN) 2026 dengan mengusung tema “Smart Financial Systems Increase Indonesia’s Economic Productivity in the Digital Era.” Kegiatan berskala nasional tersebut menjadi wadah pengembangan wawasan, kreativitas, sekaligus penguatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan ekonomi dan transformasi digital yang terus berkembang.

Sejak pagi hari, suasana kegiatan telah dipenuhi antusiasme peserta dan tamu undangan yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa, hingga praktisi profesional di bidang keuangan dan akuntansi. Acara diawali dengan registrasi peserta dan penampilan live music mahasiswa akuntansi yang menghadirkan suasana hangat serta penuh semangat.

Bacaan Lainnya

Kemegahan acara semakin terasa saat Tim Tari mempersembahkan tarian penyambutan, dilanjutkan parade peserta final lomba MC formal yang menampilkan kemampuan public speaking para mahasiswa. Pembukaan resmi dipandu MC Ahmad dan Zahra dengan rangkaian acara yang berlangsung tertib dan khidmat.

Nuansa religius turut mewarnai kegiatan melalui pembacaan tilawah dan sari tilawah oleh Farid dan Putri, sebelum seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin Nazhifah.

Ketua Pelaksana, Noviola Salsabila, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya JACSEN 2026 sebagai ruang kolaborasi dan pembelajaran bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas diri, khususnya di bidang akuntansi dan ekonomi digital.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi, M. Fazli Riezqullah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, namun juga sarana membangun sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sistem keuangan modern.

Dukungan penuh juga disampaikan jajaran akademik Universitas Jambi melalui sambutan Ketua Program Studi Akuntansi Dr. Achmad Hizazi, S.E., M.Com., Ketua Jurusan Akuntansi Dr. Nela Safelia, S.E., M.Si., serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. Shofia Amin, S.E., M.Si. Mereka menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan ekonomi global saat ini.

Rektor Universitas Jambi, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., turut memberikan apresiasi atas kreativitas dan semangat mahasiswa dalam menghadirkan forum ilmiah berskala nasional tersebut. Menurutnya, transformasi digital menuntut generasi muda untuk mampu memahami sistem keuangan cerdas yang dapat meningkatkan produktivitas ekonomi Indonesia.

Puncak pembukaan ditandai dengan sambutan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, Diza menegaskan bahwa mahasiswa akuntansi tidak hanya belajar mengenai angka, laporan keuangan, maupun neraca semata, tetapi juga dipersiapkan menjadi pribadi yang mampu menjaga kepercayaan dan integritas.

Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam dunia usaha maupun profesi akuntansi. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bisnis, tetapi juga oleh kualitas sistem akuntansi yang dimiliki.

“Tidak ada usaha yang bisa berkembang secara sukses dan berkelanjutan jika fondasi akuntansinya lemah. Akuntansi menjadi dasar penting dalam menjaga substansi dan keberlanjutan sebuah usaha,” ujarnya di hadapan peserta seminar.

Diza juga menekankan pentingnya membangun jiwa kompetitif di kalangan generasi muda. Menurutnya, semangat kompetisi harus ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menilai, bonus demografi yang dimiliki Indonesia tidak akan memberikan dampak besar apabila generasi mudanya tidak memiliki daya saing dan semangat untuk terus berkembang. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kompetitif harus tetap berjalan di atas aturan dan integritas.

“Kompetitif itu penting, tetapi harus dibangun dengan kepatuhan terhadap aturan. Jangan sampai ambisi untuk menang justru mengabaikan nilai kejujuran,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Diza juga memberikan motivasi kepada peserta lomba, khususnya kategori business plan. Ia bahkan menambahkan hadiah khusus bagi juara pertama dan berencana membaca langsung tiga proposal bisnis terbaik yang dinilai memiliki dampak nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak akan berarti apabila tidak diiringi dengan peningkatan kualitas SDM. Karena itu, ia berharap para peserta mampu menghadirkan ide bisnis yang inovatif, aplikatif, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Mahasiswa harus menjadi motor penggerak perubahan, terutama dalam menciptakan sistem keuangan yang modern, transparan, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” tambahnya.

Memasuki sesi inti seminar nasional, peserta mendapatkan pemaparan materi dari para narasumber berkompeten di bidang akuntansi dan keuangan. Seminar pertama menghadirkan Dr. Dica Lady Silvera, S.E., M.S., Ak., yang membahas pentingnya adaptasi sistem keuangan berbasis digital dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing ekonomi.

Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara pemateri dan peserta seminar. Setelah itu, panitia menyerahkan plakat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi ilmu dan pengalaman yang telah dibagikan.

Suasana acara kembali cair melalui penampilan live music dan sesi ice breaking yang dipandu Eko Prasetyo, S.E., M.Sc., Ak., sebelum dilanjutkan seminar kedua yang menghadirkan praktisi profesional Boy Febrian, S.E., M.Ak., Ak., CA., CPA., CFL., CFRA., CBV., CACIP., ASEAN CPA serta Rudi Syaf Putra, S.E., M.Ak., Ak., ACFI., CFRA., CBV., CTA.

Dalam sesi tersebut, para pemateri membahas tantangan dan peluang profesi akuntansi di era digital, termasuk pentingnya penguasaan teknologi, transparansi keuangan, serta kompetensi profesional dalam menghadapi persaingan global.

Melalui penyelenggaraan JACSEN 2026, Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Jambi berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang inovatif, kompetitif, dan siap menghadapi transformasi ekonomi digital di masa depan. ( Eros )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *