Jambiku.com, JAMBI – Program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan Bank Jambi dinilai tidak sekadar menjadi bentuk kepedulian perusahaan, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat ikatan sosial dan mendorong pembangunan masyarakat di Provinsi Jambi.
Pengamat perbankan, Laila Farhat, mengatakan bahwa konsistensi Bank Jambi dalam menyalurkan bantuan untuk pembangunan dan renovasi masjid, penyediaan sarana ibadah, hingga mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan menunjukkan komitmen nyata sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial.
Menurut Laila, kehadiran Bank Jambi melalui berbagai program CSR telah memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Beragam bantuan yang disalurkan dinilai mampu menciptakan ruang kebersamaan sekaligus memperkuat nilai gotong royong yang menjadi karakter masyarakat Jambi.
“Program CSR yang menyentuh pembangunan rumah ibadah, bantuan sosial, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan merupakan investasi sosial yang sangat bernilai. Dampaknya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga menjadi fondasi dalam memperkuat solidaritas dan kepedulian antarwarga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masjid memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar tempat beribadah. Rumah ibadah juga menjadi pusat pendidikan keagamaan, pembinaan umat, hingga wadah penyelenggaraan berbagai aktivitas sosial masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap pembangunan maupun renovasi masjid dinilai memberi dampak jangka panjang bagi kehidupan sosial.
Selain berkontribusi pada penguatan fungsi rumah ibadah, berbagai kegiatan sosial yang didukung Bank Jambi juga dinilai mampu mempererat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kehadiran Bank Jambi dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial mencerminkan kepedulian terhadap pembangunan yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pembangunan manusia.
Laila menilai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan daerah tidak semata-mata dibangun melalui kualitas layanan dan kinerja keuangan. Kepedulian yang diwujudkan secara konsisten melalui program-program sosial juga menjadi faktor penting dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
“Kepercayaan publik akan semakin kuat ketika masyarakat merasakan langsung manfaat keberadaan Bank Jambi, bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra yang turut hadir dalam berbagai kebutuhan sosial,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah Bank Pembangunan Daerah seharusnya tidak hanya diukur dari pertumbuhan aset, laba, maupun penyaluran kredit. Kontribusi terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat juga menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan sebuah institusi keuangan milik daerah.
Ia berharap Bank Jambi terus memperluas cakupan program CSR, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pembangunan rumah ibadah, bantuan sosial, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya. Dengan demikian, keberadaan Bank Jambi diharapkan semakin dirasakan sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif serta memperkuat struktur sosial di Provinsi Jambi.(*)





