Pemkot Jambi Raih Penghargaan Nasional, Terbaik III Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri

Jambiku.com, JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali mencatatkan capaian di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Pemkot Jambi berhasil meraih Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sumatera Terbaik III untuk kategori pengelolaan sampah dan lingkungan asri.

 

Bacaan Lainnya

Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia dalam agenda penganugerahan yang digelar di Ballroom Hotel Radisson Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026) malam.

 

Piagam penghargaan diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, kepada Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha.

 

Tak hanya piagam, capaian tersebut juga membawa apresiasi berupa hadiah senilai Rp1 miliar bagi Pemerintah Kota Jambi.

 

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan yang mendukung agenda prioritas nasional, khususnya di bidang lingkungan dan pengelolaan sampah.

 

Bagi Pemkot Jambi, capaian tersebut sekaligus menjadi indikator bahwa upaya membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif mulai menunjukkan hasil.

 

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha mengatakan, penghargaan tersebut tidak boleh dipandang sebagai titik akhir, melainkan menjadi dorongan untuk memperkuat berbagai program lingkungan yang telah berjalan.

 

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Capaian ini tentu merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi dan dukungan masyarakat,” ujar Diza.

 

Ia menyebut, Pemkot Jambi akan terus mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik melalui berbagai program, termasuk Optimalisasi Pengelolaan Bank Sampah Masyarakat (OPBM) yang telah diinisiasi pemerintah daerah.

 

“Tentunya ini menjadi motivasi untuk kita ke depan semakin lebih baik lagi dalam tatanan pengelolaan sampah. Kami sangat meyakini program yang sudah diinisiasi oleh Pak Wali Kota melalui OPBM akan semakin bermanfaat di tahun-tahun ke depan,” katanya.

 

Diza juga menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Pemkot Jambi. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, jajaran perangkat daerah dan masyarakat.

 

“Alhamdulillah malam hari ini kami menerima apresiasi penghargaan daerah yang dinilai oleh Mendagri sebagai daerah berprestasi. Melalui penghargaan ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan sampah di Kota Jambi menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

 

Menurut Diza, pengelolaan sampah bukan hanya berkaitan dengan persoalan kebersihan kota. Lebih jauh, pengelolaan yang baik memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

 

Karena itu, Pemkot Jambi berkomitmen menjadikan penghargaan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat program pembangunan yang efektif, efisien, transparan dan tepat sasaran.

 

Sementara itu, hadiah sebesar Rp1 miliar yang diterima Pemkot Jambi akan menjadi bagian dari dukungan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Dengan demikian, setiap kebijakan dan program pemerintah dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat Kota Jambi,” pungkas Diza.

 

Dinilai Berdasarkan Kinerja Daerah

 

Program penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar Kemendagri dirancang untuk mendorong persaingan positif antardaerah dalam meningkatkan kinerja pembangunan sekaligus kualitas pelayanan publik.

 

Penilaian dilakukan secara regional dengan memperhitungkan kapasitas fiskal masing-masing daerah. Skema tersebut dimaksudkan agar kompetisi berlangsung secara proporsional dan mempertimbangkan kondisi serta kemampuan setiap pemerintah daerah.

 

Dalam ajang Batch II Regional Sumatera, terdapat sejumlah kategori yang menjadi indikator penilaian. Di antaranya pengelolaan sampah dan lingkungan asri, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, akses dan kualitas pelayanan kesehatan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah yang merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah pusat.

 

Untuk masing-masing kategori, Kemendagri menetapkan tiga provinsi, tiga kabupaten dan tiga kota sebagai penerima penghargaan pada Regional Sumatera.

 

Sebelum prosesi penganugerahan, para kepala daerah maupun perwakilan pemerintah daerah se-Sumatera juga mengikuti Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Sumatera bersama Menteri Dalam Negeri.

 

Forum tersebut menjadi ruang koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyelaraskan berbagai agenda pembangunan sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan kebijakan nasional.

 

Bagi Pemerintah Kota Jambi, penghargaan tersebut menjadi capaian sekaligus tantangan baru. Pemerintah daerah dituntut tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga memastikan program pengelolaan sampah dan lingkungan benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

 

Dengan demikian, penghargaan yang diterima Pemkot Jambi diharapkan menjadi pemacu untuk menghadirkan kota yang semakin bersih, sehat dan berkelanjutan melalui keterlibatan aktif pemerintah dan masyarakat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *