Kekeruhan Sungai Batanghari Meningkat, Perumda Tirta Mayang Kurangi Debit Distribusi Air 10 Persen

Jambiku.com, JAMBI — Meningkatnya kekeruhan air baku Sungai Batanghari sejak Minggu (20/9/2026) berdampak terhadap operasional pengolahan air Perumda Tirta Mayang Kota Jambi.

Bacaan Lainnya

Untuk menjaga kualitas air bersih yang didistribusikan kepada pelanggan, Perumda Tirta Mayang melakukan penyesuaian operasional dengan mengurangi debit distribusi air sebesar 10 persen.

 

Direktur Utama Perumda Tirta Mayang, Arianto Lapaso, S.T., menjelaskan bahwa penyesuaian operasional tersebut dilakukan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni 2 dan IPA Tanjung Sari.

 

“Penyesuaian dilakukan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni 2 dan IPA Tanjung Sari. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kualitas air hasil pengolahan sekaligus memastikan proses operasional tetap berjalan secara optimal di tengah meningkatnya kekeruhan air baku,” jelasnya.

 

Pengurangan debit distribusi tersebut berdampak pada sejumlah wilayah pelayanan di Kota Jambi, meliputi Kecamatan Paal Merah, Jambi Timur, Jambi Selatan, Kotabaru, Jelutung, Alam Barajo, Danau Sipin, dan Telanaipura, termasuk beberapa kelurahan di masing-masing kecamatan.

 

Perumda Tirta Mayang terus memantau kondisi air baku Sungai Batanghari serta proses pengolahan air di instalasi terkait. Penyesuaian operasional akan dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan, dengan tetap mengutamakan kualitas air hasil pengolahan.

 

Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penyesuaian distribusi tersebut.

 

Pelanggan yang mengalami gangguan berupa air keruh atau air tidak mengalir dapat menyampaikan laporan melalui WhatsApp Pengaduan Perumda Tirta Mayang di nomor 0821-2121-9692 agar segera ditindaklanjuti oleh petugas.(*)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *