Jambiku.com, JAMBI — Riuh sorak penonton menggema di GOR Kota Baru Jambi, Sabtu malam (3/10/2026). Ratusan hingga ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan gelaran Kapolda Fighter Match Jambi 2026 yang dikemas dengan perpaduan olahraga, hiburan, dan ruang silaturahmi masyarakat.
Di tengah atmosfer pertandingan yang penuh semangat tersebut, Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana, MKM turut hadir secara langsung. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Jambi terhadap kegiatan yang dinilai mampu menghadirkan ruang positif, khususnya bagi kalangan generasi muda.
Bagi Maulana, Kapolda Fighter Match tidak sebatas menyuguhkan pertarungan di atas arena. Di balik pertandingan, terdapat pesan yang lebih besar, yakni bagaimana energi anak muda dapat diarahkan kepada aktivitas yang sehat, produktif, dan jauh dari tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Ia menilai, kegiatan olahraga dan silaturahmi seperti ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam aktivitas negatif.
“Kegiatan ini sangat positif ya. Daripada tawuran, daripada kegiatan yang melanggar hukum, lebih baik kita silaturahmi,” ujar Maulana.
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang memadati arena pertandingan menjadi bukti bahwa kegiatan yang memadukan olahraga dan hiburan masih memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat.
Tak hanya pertandingan para fighter, penonton juga disuguhi berbagai hiburan dan penampilan sejumlah artis. Suasana GOR Kota Baru pun semakin semarak dengan dukungan penonton yang terus memenuhi arena.
“Apalagi kita di sini ada artis dan penontonnya banyak ya. Sukses,” kata Maulana.
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Daerah Jambi dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Kapolda Fighter Match. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat, pemerintah dan masyarakat.
“Terima kasih Pak Kapolres, Pak Kapolda serta jajaran,” ucapnya.
Kapolda Fighter Match Jambi 2026 sendiri diikuti 140 peserta dalam 70 partai pertandingan. Peserta datang dari berbagai latar belakang, mulai dari atlet, peserta umum hingga personel kepolisian.
Kehadiran sejumlah figur publik dan influencer turut menambah daya tarik acara. Beberapa nama yang ikut memeriahkan kegiatan tersebut di antaranya Vicky Prasetyo, Dede Sunandar dan Beddu.
Padatnya penonton membuat arena pertandingan malam itu bukan hanya menjadi panggung adu kemampuan para fighter, tetapi juga berubah menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai kalangan.
Semangat sportivitas, hiburan dan kebersamaan berpadu dalam satu kegiatan yang berlangsung meriah namun tetap mengedepankan ketertiban.
Bagi Maulana, pesan utama dari kegiatan tersebut cukup sederhana: energi generasi muda harus mendapatkan ruang penyaluran yang tepat.
Olahraga, prestasi, silaturahmi dan berbagai kegiatan kreatif dinilai jauh lebih bermanfaat dibandingkan aktivitas yang berujung pada tawuran atau persoalan hukum.
Ia berharap kegiatan positif semacam ini dapat terus dikembangkan di Kota Jambi sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki semakin banyak pilihan aktivitas yang sehat sekaligus membangun.
Selain Wali Kota Jambi, kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Provinsi Jambi Sudirman, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, Anggota DPRD Provinsi Jambi Zulkifli Linus, serta Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M.
Sejumlah tamu undangan, para fighter, figur publik dan ribuan masyarakat juga tampak memenuhi lokasi kegiatan hingga acara berlangsung semarak.
Kapolda Fighter Match Jambi 2026 pun menjadi gambaran bahwa olahraga dapat dikemas bukan sekadar sebagai kompetisi, melainkan sebagai ruang membangun kebersamaan, menumbuhkan sportivitas sekaligus mengarahkan energi masyarakat ke kegiatan yang positif.(*)






