Wawako Diza Lepas Tim PPK Ormawa Unja, Siap Bawa Inovasi Mahasiswa ke Tengah Masyarakat

Jambiku.com, JAMBI – Komitmen mahasiswa dalam mendorong perubahan dan pemberdayaan masyarakat kembali mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Jambi. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., secara resmi melepas lima tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Jambi (Unja) yang berhasil meraih pendanaan Belmawa Tahun 2026.

Prosesi pelepasan berlangsung dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Aula Gedung Unifac Universitas Jambi, Mendalo, Senin (22/6/2026), dan diikuti ratusan mahasiswa yang akan terjun langsung menjalankan program pengabdian di berbagai desa dan kelurahan di Provinsi Jambi.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, SH., MH., jajaran dekan, Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi H. Budhi Hartono, S.Sos., M.T., Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, para kepala desa, lurah, serta civitas akademika Universitas Jambi.

Dalam sambutannya, Diza mengungkapkan rasa bangga atas capaian mahasiswa Unja yang berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional melalui program PPK Ormawa. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Jambi tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Prestasi ini sangat membanggakan. PPK Ormawa Universitas Jambi saat ini berada di peringkat ketiga terbaik tingkat nasional dan menjadi yang terbaik di Pulau Sumatera. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Jambi mampu bersaing secara nasional dengan menghadirkan program-program inovatif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Diza.

Ia menjelaskan, lima tim yang akan diterjunkan membawa berbagai program strategis yang menyentuh sektor-sektor penting, mulai dari peternakan, perkebunan, mitigasi bencana, hingga kesehatan masyarakat. Khusus untuk wilayah Kota Jambi, fokus program diarahkan pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta percepatan penanganan stunting.

Pemerintah Kota Jambi, lanjut Diza, siap memberikan dukungan penuh agar setiap program yang dijalankan mahasiswa dapat berjalan efektif dan menghasilkan dampak yang nyata. Dukungan tersebut melibatkan berbagai perangkat daerah, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah kelurahan, hingga pengurus RT setempat.

“Kami ingin program yang dijalankan mahasiswa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, Pemkot Jambi siap membantu dari sisi data, koordinasi lapangan, hingga pendampingan agar seluruh kegiatan dapat berjalan optimal,” katanya.

Diza juga memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah mencurahkan ide, waktu, dan tenaga untuk merancang program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, semangat pengabdian seperti ini menjadi modal berharga dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kuliah, tetapi juga belajar langsung dari kehidupan masyarakat. Ketika ilmu pengetahuan berpadu dengan kepedulian sosial, maka akan lahir berbagai solusi yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah,” tuturnya.

Melalui program PPK Ormawa 2026, Pemerintah Kota Jambi berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendorong pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat. Program-program yang dijalankan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan perubahan yang berkelanjutan bagi masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Jambi.

Pelepasan lima tim PPK Ormawa Universitas Jambi ini sekaligus menjadi simbol kuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam melahirkan inovasi, memperkuat pengabdian, serta menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan masyarakat Jambi.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *