Jambiku.com, JAMBI – Proses audit forensik Bank Jambi kini memasuki fase akhir. Tim auditor independen dari IBM dikabarkan telah menyelesaikan hampir seluruh rangkaian investigasi dan saat ini hanya tinggal merampungkan tahap finalisasi sebelum laporan resmi diserahkan kepada manajemen. (06/07/2026)
Komisaris Bank Jambi, Sudirman, dalam penjelasan dewan komisaris telah menerima pemaparan awal dari tim IBM mengenai hasil investigasi yang dilakukan selama beberapa waktu terakhir. Menurutnya, audit forensik tersebut kini telah mencapai tahap penyusunan kesimpulan akhir.
“Audit forensiknya sudah berada pada tahap kesimpulan akhir. Kami juga telah melakukan pertemuan dengan tim IBM yang menangani audit tersebut. Saat ini tinggal menunggu proses finalisasi,” ujar Sudirman.
Ia memaparkan, setelah seluruh tahapan administrasi dan penyempurnaan laporan selesai, hasil audit akan disampaikan secara resmi kepada Direksi Bank Jambi. Selanjutnya, dewan komisaris juga akan menerima laporan lengkap sebagai bahan evaluasi sekaligus acuan dalam menentukan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keamanan teknologi informasi di lingkungan Bank Jambi.
Berdasarkan pemaparan awal yang diterima, tim auditor telah berhasil mengidentifikasi sejumlah temuan penting terkait insiden tersebut. Temuan itu mencakup dugaan penyebab terjadinya serangan siber, pihak yang diduga bertanggung jawab, hingga rekomendasi teknis dan manajerial guna memperkuat sistem keamanan digital agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Secara umum sudah ada gambaran mengenai penyebab insiden, pihak yang bertanggung jawab, serta langkah-langkah penanganan dan tindak lanjut yang perlu dilakukan,” jelasnya.
Meski demikian, Sudirman menegaskan pihaknya belum dapat membuka secara rinci isi hasil audit kepada publik. Menurutnya, seluruh informasi yang bersifat teknis masih menjadi bagian dari dokumen yang sedang difinalisasi oleh tim auditor.
Ia juga belum dapat memastikan apakah insiden tersebut dipicu oleh kelemahan dalam sistem pengelolaan keamanan informasi atau disebabkan oleh faktor kesalahan individu. Kepastian mengenai hal tersebut, kata dia, baru dapat disampaikan setelah laporan final diterima secara resmi.
“Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini merupakan kesalahan pada level manajemen atau kesalahan personal. Semua akan dijelaskan setelah laporan audit forensik selesai difinalisasi,” tegasnya.
Laporan akhir audit forensik ini dinilai menjadi dokumen penting untuk mengungkap secara komprehensif penyebab serangan siber yang sempat menyita perhatian publik. Selain memberikan kepastian atas akar persoalan, hasil audit juga diharapkan menjadi landasan bagi Bank Jambi dalam memperkuat sistem keamanan siber, meningkatkan mitigasi risiko digital, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan.(*)





