Sekda kota Jambi dampingi Dirjen Perhubungan Darat Kunjungi BPTD Kelas II Jambi, Terminal Alam Barajo Diproyeksikan Jadi Pusat Transportasi yang Lebih Tertata

Jambiku.com, JAMBI – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi dan Terminal Tipe A Alam Barajo, Kota Jambi.

Kunjungan tersebut disambut Kepala BPTD Kelas II Jambi, Dr., Drs. Benny Nurdin Yusuf, M.H., serta dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah Kota Jambi Drs. H. A. Ridwan, M.Si., Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi Drs. Amran, M.E., beserta jajaran. Kegiatan tersebut juga turut dihadiri unsur TNI dan Polri.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Sekda Kota Jambi, A. Ridwan, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Jambi terhadap upaya penataan dan pengembangan Terminal Tipe A Alam Barajo.

Menurutnya, salah satu langkah yang tengah didorong adalah mengintegrasikan seluruh loket bus yang masih berada di luar terminal agar masuk dan beroperasi di dalam kawasan terminal.

“Loket bus yang di luar terminal ini semuanya masuk ke terminal. Pak Benny ini sangat luar biasa, Pak Direktur. Beliau selalu terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi maupun kota. Jadi, kami dari Pemerintah Kota sangat mendukung,” ujar Ridwan.

Ia menjelaskan, pengembangan Terminal Alam Barajo tidak hanya berkaitan dengan aktivitas transportasi, tetapi juga mencakup penataan kawasan, pengembangan UMKM, serta peningkatan sarana dan prasarana pendukung.

Pemerintah Kota Jambi, kata Ridwan, juga telah menghibahkan lahan untuk mendukung perluasan kawasan terminal. Lahan tersebut mencapai sekitar 81 bidang tanah dengan luas hampir satu hektare.

“Hal-hal lain juga terus berjalan, termasuk masalah UMKM, prasarana dan sarana. Kami juga sudah memagar, termasuk jalan akses. Pemerintah Kota Jambi telah menghibahkan lahan sebanyak 81 bidang tanah untuk perluasan areal Terminal Alam Barajo, kira-kira hampir satu hektare, guna melengkapi sarana, prasarana, dan operasional terminal,” jelasnya.

Ridwan menilai, penambahan area tersebut akan semakin memperkuat daya dukung Terminal Alam Barajo sekaligus memberikan kesan positif bagi masyarakat dan penumpang yang datang.

Menurutnya, terminal yang sebelumnya dinilai kurang tertata kini telah mengalami perubahan signifikan berkat pengelolaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh BPTD Kelas II Jambi.

“Dengan adanya penambahan area itu, salah satu kesan pertama penumpang adalah terminal yang bersih. Daya dukungnya, termasuk sarana, prasarana, dan arealnya juga cukup luas. Terminal yang dulu terlihat kumuh, dengan adanya pengelolaan secara berkelanjutan oleh balai, alhamdulillah sekarang sudah bersih. Pemerintah kota sangat mendukung itu,” katanya.

Ke depan, Pemerintah Kota Jambi juga akan mendorong penertiban dan pengintegrasian seluruh bus yang masih beroperasi di luar terminal melalui koordinasi tim terpadu.

“Kita ke depan juga akan memasukkan semua bus yang ada di luar itu melalui tim terpadu,” tegasnya.

Selain membahas penataan terminal dan pengembangan kawasan, dalam kunjungan tersebut juga disinggung mengenai penggunaan kendaraan listrik. Berdasarkan laporan yang diterima, saat ini terdapat sekitar enam hingga tujuh unit kendaraan listrik yang telah beroperasi di kawasan tersebut.

“Untuk mobil listrik, dari laporan Pak Kadis kepada kami ada enam atau tujuh unit, kalau tidak salah,” pungkasnya.(Eros)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *