Presisi Run 2026 Digelar, ketua Pedagang CFD Telanaipura Pilih izin Liburkan pedagang 

Jambiku.com, JAMBI – Aktivitas perdagangan pelaku UMKM di kawasan Car Free Day (CFD) Telanaipura, Kota Jambi, dipastikan tidak berlangsung pada Minggu (9/8/2026).

 

Bacaan Lainnya

Keputusan tersebut diambil secara mandiri oleh ketua pengurus dan pedagang CFD setelah mempertimbangkan kondisi lapangan yang akan digunakan sebagai jalur pelaksanaan Presisi Run 2026.

 

Ketua Asosiasi Pedagang CFD, Buhari saat di di Wawancara wartawan jambiku.com erwinros ” mengatakan keputusan untuk menghentikan sementara aktivitas perdagangan merupakan hasil peninjauan langsung ke lokasi serta komunikasi dengan panitia penyelenggara kegiatan”, tegasnya

 

Dari hasil peninjauan, jalur yang membentang dari kawasan depan Gedung Bank Indonesia (BI) hingga Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi akan digunakan sepenuhnya sebagai lintasan peserta Presisi Run. Sementara sejumlah titik di sekitar lokasi, termasuk kawasan Kantor Camat, dipersiapkan sebagai area parkir.

 

Kondisi tersebut membuat ruang bagi aktivitas perdagangan UMKM menjadi terbatas. Disperindag sebelumnya menawarkan alternatif lokasi dengan mengarahkan pedagang ke kawasan belakang Gedung BI dan belakang Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi.

 

Namun, opsi tersebut belum menjadi solusi yang ideal bagi para pedagang.

 

Dalam penilaiannya Buhari menambahkan ” kedua lokasi alternatif itu tidak memiliki tingkat kunjungan yang kurang memadai berdasarkan pengalaman sebelumnya. Kondisi tersebut dikhawatirkan membuat pedagang justru mengalami kerugian karena tetap mengeluarkan biaya operasional tanpa memperoleh omzet yang sebanding.

 

“Untuk meminimalisir kerugian pedagang kami menilai lebih baik aktivitas CFD diliburkan sementara selama pada saat presisi run 2026″ ujar Buhari.

 

Menurutnya, keputusan tersebut bukan bentuk penolakan terhadap kegiatan Presisi Run 2026. Tapi Sebaliknya, agar para pedagang memberi ruang bahwa kegiatan olahraga tersebut serta pengaturan tersendiri agar dapat berjalan dengan lancar”, tambahnya

 

Asosiasi Pedagang CFD juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jambi Al Haris yang selama ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menjalankan aktivitas ekonomi di kawasan Kantor Gubernur.

 

Namun, pada pelaksanaan Presisi Run kali ini, kondisi teknis di lapangan membutuhkan space besar guna membuat kegiatan olahraga dapat berlangsung secara bersamaan dengan optimal.

 

“Kami meminta pengertian seluruh rekan pedagang. Untuk sementara, kita sepakat meliburkan aktivitas CFD pada 9 Agustus. InsyaAllah, kegiatan CFD kembali berjalan seperti biasa pada 16 Agustus mendatang,” kata Buhari.

 

Selama masa libur tersebut, pengurus mengimbau para pedagang agar tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi melalui lokasi alternatif, seperti lapak harian, kawasan permukiman maupun titik-titik lain yang dinilai memiliki potensi pembeli.

 

Keputusan meliburkan CFD selama satu pekan ini diharapkan dapat menjadi solusi bersama agar pelaksanaan Presisi Run 2026 tetap berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas UMKM secara berkepanjangan. (Eros)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *