Jambiku.com, JAMBI – Aksi damai Barisan Perjuangan Rakyat (BPR) di depan kantor PT Sinar Anugrah Sukses (PT SAS) terus berlanjut hingga malam hari, Kamis (20/8/2026). Massa aksi memilih tetap bertahan di lokasi setelah pihak perusahaan disebut belum bersedia menemui dan berdialog langsung dengan warga.
Menariknya, aksi yang sebelumnya didominasi kaum laki-laki kini turut dipenuhi kaum perempuan. Sejumlah emak-emak ikut turun langsung mengawal perjuangan warga dan menyuarakan penolakan terhadap aktivitas PT SAS yang dinilai berpotensi berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.
Bagi para emak-emak tersebut, kehadiran mereka bukan sekadar ikut meramaikan aksi. Mereka mengaku turun ke jalan karena mengkhawatirkan masa depan anak dan cucu mereka.
Salah seorang peserta aksi berinisial YN menegaskan, perjuangan yang dilakukan warga bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“Aksi ini bukan untuk kepentingan individu. Kami lebih memikirkan masa depan anak cucu kami. Mereka harus hidup di pemukiman yang sehat dan layak, bukan di lingkungan yang nantinya dipenuhi polusi dan debu hitam batu bara,” tegasnya.
Menurut YN, kehadiran kaum perempuan juga menjadi bentuk dukungan terhadap warga yang tengah memperjuangkan hak-haknya. Ia menegaskan, masyarakat tidak ingin kepentingan ekonomi jangka pendek mengorbankan kesehatan generasi mendatang.
“Kami datang berkumpul di sini untuk memberikan dukungan penuh kepada bapak-bapak yang sedang memperjuangkan hak-hak kami sebagai masyarakat. Kami tidak mau dibodohi dengan iming-iming dari PT SAS. Uang bisa dicari, tetapi kesehatan anak cucu jauh lebih penting,” ujarnya.
Hingga malam hari, massa BPR masih bertahan di sekitar lokasi aksi. Mereka berharap pihak perusahaan dapat membuka ruang dialog dengan masyarakat sehingga persoalan yang menjadi tuntutan warga dapat dibahas secara terbuka dan menemukan jalan keluar.
Bagi para emak-emak yang ikut bertahan, perjuangan tersebut bukan hanya persoalan hari ini, melainkan menyangkut bagaimana kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat untuk generasi yang akan datang.(Eros)





