Jambiku.com, JAMBI – Suasana khusyuk kediaman keluarga almarhum mantan Rektor Universitas Jambi (Unja), Dr. H. Kemas Arsyad Somad, S.H., M.H., dalam pelaksanaan tahlilan hari ketujuh, Senin. Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, ulama, hingga pejabat daerah hadir untuk mendoakan sosok yang semasa hidupnya dikenal sebagai pemimpin visioner dan pendidik yang penuh dedikasi. (13/07/2026)
Di antara para pelayat yang hadir, tampak Direktur Utama Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi, Arianto Lapaso, S.T. di dampingi istri, yang secara langsung datang di acara tahlilan tersebut sebagai penghormatan atas jasa besar almarhum bagi dunia pendidikan di Provinsi Jambi.
Menurut Arianto, kepergian Dr. Kemas Arsyad Somad merupakan kehilangan besar yang tidak hanya dirasakan bagi keluarga, tetapi juga bagi civitas akademika Universitas Jambi dan masyarakat Jambi secara luas.
“Almarhum Kemas Arsyad Somad merupakan putra dari tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU) Jambi, KH. Kemas Abdussomad. Beliau dikenal sebagai pemimpin visioner yang berhasil membawa Universitas Jambi berkembang menjadi perguruan tinggi yang semakin kompetitif dan diperhitungkan,” ujar Arianto
Ia menuturkan, kepemimpinan almarhum meninggalkan jejak yang kuat dalam perjalanan Unja. Berbagai kemajuan yang diraih kampus tersebut menjadi bukti nyata dedikasi dan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan tinggi di Jambi.
Lebih dari sekadar seorang akademisi atau pemimpin perguruan tinggi, Arianto menilai sosok almarhum adalah seorang guru kehidupan yang telah melahirkan banyak tokoh hebat melalui bimbingan dan keteladanannya.
“Banyak tokoh hebat lahir dari didikan beliau. Almarhum bukan hanya sekadar mentor, tetapi sosok panutan yang memiliki ketulusan, kebijaksanaan, dan kepedulian yang sulit diungkapkan dengan kata-kata,” tambahnya.
Doa-doa yang dipanjatkan dalam tahlilan malam itu menjadi bentuk penghormatan terakhir bagi almarhum. Sosok Dr. H. Kemas Arsyad Somad diyakini akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang mengabdikan hidupnya untuk kemajuan pendidikan, mencetak generasi penerus, serta meninggalkan warisan pemikiran dan keteladanan yang akan terus hidup di hati masyarakat Jambi. (Eros)





