Tausyiah Ketua BAZNAS kota jambi dalam Peringati Maulid Nabi, Perkuat Silaturahmi Tim Relawan Kota Jambi Bahagia

Jambiku.com, JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama Tim Relawan Kota Jambi Bahagia menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Griya Mayang, Jumat (11/9/2026).

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan keagamaan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan hidup dan perjuangan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat.

 

Peringatan Maulid Nabi itu dihadiri langsung Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Ketua BAZNAS Kota Jambi Dr. Muhammad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I., Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Jambi H. Abdul Rahim, S.P., C.PS., CICEL., serta jajaran Tim Relawan Kota Jambi Bahagia.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Wali Kota Jambi. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhammad Padli.

 

Dalam ceramahnya, Padli mengajak para peserta untuk meneladani perjalanan kehidupan para nabi dan sahabat Rasulullah SAW. Ia juga mengulas sejumlah tokoh penting dalam sejarah Islam serta peran mereka dalam perjalanan dakwah Rasulullah.

 

Ia menjelaskan bahwa setiap pemimpin memiliki proses dan sejarah sebelum mencapai kedudukannya, dengan Nabi Adam AS sebagai pengecualian karena diciptakan langsung oleh Allah SWT.

 

“Tidak satu pun di dunia ini pemimpin tidak ada yang tidak dilahirkan. Kecuali Adam alaihissalam. Abu Hurairah timses Rasulullah yang paling banyak meriwayatkan hadis itu. Siti Aisyah adalah istri Nabi. Adalah timses yang paling banyak meriwayatkan hadis dari kalangan perempuan. Siti Khadijah adalah perempuan pertama saudagar yang mengakui Nabi sebagai Rasulullah,” paparnya.

 

Lebih lanjut, Padli menguraikan perjalanan dakwah para nabi hingga akhirnya Nabi Muhammad SAW diutus sebagai nabi dan rasul terakhir.

 

“Pada zaman Nabi Musa Alayhi Salam Nabi Musa mendapat kepercayaan untuk berdakwah dan mengajarkan agama. Akhirnya di masa yang jauh diutuslah Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir, nabi akhir zaman,” lanjutnya.

 

Dalam tausiah tersebut, Padli juga menyampaikan kisah mengenai sejumlah sahabat Rasulullah SAW yang memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah Islam.

 

“Kemudian pada zaman Nabi juga banyak, ada 7 bahkan, ada teman lain 10, ada namanya As-Sabiqun Al-Aqwailu, ada ulama Abu Rashid, ada 9 sahabat yang ditunjuk oleh baginda Rasulullah yang masuk surga bil-khairi,” tegasnya.

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

 

Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Jambi bersama Tim Relawan Kota Jambi Bahagia juga terus mendorong terbangunnya kebersamaan, kepedulian, dan hubungan yang semakin erat dengan masyarakat. (Eros)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *