Tirta Mayang Kurangi Debit Pengaliran 20 Persen Akibat Kekeruhan Sungai Batanghari, Jaga Mutu Air Bersih

Jambiku.com, JAMBI – Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi melakukan penyesuaian operasional dengan mengurangi debit pengaliran air bersih sebesar 20 persen menyusul meningkatnya tingkat kekeruhan air baku Sungai Batanghari.

Bacaan Lainnya

Sejak 2 November 2026 hingga saat ini, tingkat kekeruhan air baku Sungai Batanghari tercatat mencapai 1.900 NTU (Nephelometric Turbidity Unit). Kondisi tersebut berdampak terhadap proses pengolahan air di Instalasi Pengolahan Air (IPA), khususnya IPA Broni 2 dan IPA Tanjung Sari.

 

Untuk mengantisipasi dampak tingginya kekeruhan tersebut, Tirta Mayang mengambil langkah penyesuaian debit pengaliran pada kedua instalasi sebesar 20 persen. Kebijakan ini dilakukan agar proses pengolahan air dapat berlangsung lebih optimal, sehingga mutu air yang diproduksi tetap memenuhi standar kualitas sebelum disalurkan kepada pelanggan.

 

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mengutamakan kualitas dan keamanan air bersih yang diterima masyarakat. Dalam situasi meningkatnya kekeruhan air baku, perusahaan tidak hanya mempertimbangkan jumlah produksi, tetapi juga memastikan efektivitas setiap tahapan pengolahan agar kualitas air tetap terjaga.

 

Meski demikian, penyesuaian operasional ini berpotensi menimbulkan gangguan pelayanan di sejumlah wilayah. Dampaknya dapat berupa penurunan tekanan air, berkurangnya waktu pengaliran, bahkan terhentinya distribusi untuk sementara waktu. Kondisi tersebut terutama berpotensi dirasakan pelanggan yang berada di wilayah ujung jaringan perpipaan.

 

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pelayanan pelanggan, Perumda Tirta Mayang telah menyiapkan bantuan pasokan air bersih menggunakan mobil tangki secara gratis bagi masyarakat yang terdampak gangguan distribusi.

 

Pelanggan yang mengalami kendala pengaliran dapat menyampaikan pengaduan melalui WhatsApp di nomor 0821-2121-9692 atau menghubungi Call Center Bahagia 112. Sementara untuk permohonan layanan bantuan mobil tangki air bersih, pelanggan dapat menghubungi nomor 0821-2121-9894.

 

Manajemen Perumda Tirta Mayang juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat kondisi tersebut.

 

Saat ini, pemantauan terhadap kualitas air baku Sungai Batanghari terus dilakukan secara berkala. Perusahaan juga akan mengembalikan debit pengaliran secara bertahap setelah tingkat kekeruhan air baku kembali berada pada batas yang memungkinkan proses pengolahan berjalan optimal.

 

Melalui langkah tersebut, Tirta Mayang berharap kualitas air bersih yang didistribusikan kepada masyarakat tetap terjamin, sekaligus meminimalkan dampak gangguan pelayanan selama kondisi air baku belum kembali normal. (Eros)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *